Let It Out

December 1, 2013

Pepelitteee

Filed under: random — by minhafelicidade @ 09:13

I have two numbers, one is the red, which is the self-proclaimed nationwide champ (emang bener sih) and the other is my old old number from the operator known for its cheap tariff, and the only reason I still keep it is because it’s a ‘nomor cantik’ (penting banget ga seeh). In the beginning I only got the red due to my work where I mostly go to eastern Indonesia, the place where most operators other than red was (still is, I think) practically nonexistent. (more…)

May 19, 2013

Star trek: gelap

Filed under: random — by minhafelicidade @ 09:45

I’m not a trekkie, never cared much about the franchise but when I decided to watch the 2009 movie on a whim, it was surprisingly enjoyable. VERY enjoyable, in fact, except for the annoying Zoe Saldana. Naturally, the next continuation, Star Trek: Into Darkness (STID) was a must-see movie for me especially with the delightful Benedict Cumberbatch in it and I was very excited to see it. <3
Despite the excitement, I couldn't help being a bit apprehensive, though. Since having expectations would somehow set the bar too high, and I would end up disappointed. Which, unfortunately, was the case of STID. (more…)

December 17, 2012

We are the champions!!

Filed under: random — by minhafelicidade @ 18:05
Tags: ,

Have you ever given fart much thoughts? Things like what its meaning is, what it’s worth. Well, let me tell you people, you have no idea how much happiness it can bring you until you’ve been suffering from diarrhea for three straight days. The moment you have it, you’d feel as if you’ve won the Oscar, or the Olympic, or whatever. Cause you’ve won the battle against those pesky bacteria that had been wreaking havoc in your poor digestion. I’M THE KING OF THE WORLD!!! Or so you thought, until the next wave of attack. And if you don’t pay attention to your food hygiene, they do so with a vengeance. Trust me.
Moral of the story? JANGAN JAJAN SEMBARANGAN.
If it’s too late, and you already have your first symptom, then STAY AWAY FROM VEGGIES, FRUITS, AND OTHER FIBERY THINGS. I had a bowl of veggies and a plate of fruits for lunch on the first day of my ordeal. Very stupid of me to underestimate those bacteria. Avoid milk and spicy food too.
Aand I’d also recommend keeping norit and oralit with you. You never know, right? :)

Posted from Gambon

November 19, 2012

Left is right :D

Filed under: random — by minhafelicidade @ 22:09

Around a week ago I took my left-handed scissors to the office because I wanted to know my colleagues’ reaction of using one. Not long after I got to the office, a girl came to my desk and asked to borrow my scissors. I gave her the all-knowing look and asked her if she really wanted to use mine.
“Yes, I do. Why do you ask?”
“Well, mine is for lefties, so I don’t think you can use it”
“Why not?”
Ngeheheee oke, soklah cobain.
10 minutes later
“Gaah I can’t use this!!”
“You can’t see the line, eh?”
“No, I can’t..!!”
And that, my righty friends, is what we, lefties go through all the time, being forced to adapt to righties apparatuses. We either use them with our left hand (awkwardly), or we use our weak hand to be able to use it properly. You should appreciate our efforts more :D

Posted from Gambon

November 14, 2012

Nguping 2

Filed under: a day in our lives — by minhafelicidade @ 15:13
Tags:

Di metromini.
Seorang ibu menyetop metromini. Setelah metromini berhenti di depannya, si ibu gak langsung naik, pake acara nanya dulu.
“Pulogadung?”
“Kampung Melayu”, jawab penumpang yang di dekat pintu.
“Pulogadung?” tanya si ibu lagi.
“Kampung Melayu” jawab si penumpang-nan-sabar-dan-baik-hati.
“Oh” si ibu kemudian naik si metromini dan naik sampe Kampung Melayu.

Bingung gw liatnya. Sepertinya makin banyak orang stres di Jakarta..

Posted from Gambon

Nguping jakart

Filed under: a day in our lives — by minhafelicidade @ 15:02
Tags:

Di halte busway blok m.
Dua anak remaja sedang ngasi tau jalan ke sepasang turis bule.
Keduanya berdiskusi mempersiapkan jawaban, kemudian ngomong ke si bule.
“ok mister” si bule mendengarkan dengan serius
“you take bus” si bule mengangguk-angguk dengan wajah semakin khidmat
“Limabelas B”
Si bule bengong.
“Li-ma-be-las B” mereka mengeja dengan perlahan dan volume suara digedein.
Si bule dan ceweknya makin bengong.

Note: aside from nomor busnya, which I made up because I forgot, all of the above really did happen.

Posted from Gambon

October 26, 2012

Perusahaan “bersih”

Filed under: random — by minhafelicidade @ 14:10

Dulu awal-awal bekerja, orang tua saya sering sekali menyuruh saya melamar ke instansi pemerintah tertentu (kita sebut saja instansi ybs). Saya selalu menolak, dengan alasan instansi ybs korup, karena pekerjaan saya sering berhubungan dengan instansi ybs dan perilaku oknum-oknum pegawainya benar-benar membuat muak. Ibu saya akan selalu mengomel, “Itu kan yang kamu temui. Tidak berarti semua orang di tempat itu begitu. Kalau orang korup di semua perusahaan pasti ada. Yang penting kamunya jangan ikutan korup”. Sebagai anak yang baik, saya diam saja (walaupun dalam hati menyahut, “Yeah, right”).
Setelah beberapa tahun bekerja, saya sadari bahwa ibu saya ada benarnya. Semua perusahaan itu pasti ada yang korup. Karena selalu ada bagian yang “basah”. Rasanya seperti diceburkan ke kolam dalam keadaan mengantuk, ketika melihat sebuah perusahaan (which I used to hold in high esteem), melakukan juga praktik seperti halnya si instansi ybs. Walaupun caranya lebih halus dan rapi. Memang benar, semua itu terpulang kepada kita sendiri. Tapi tetap saja saya gak minat masuk instansi ybs :D

October 24, 2012

Somebody take me

Filed under: random — by minhafelicidade @ 23:03

They told me to call you, but much as I wanted to hear your voice, my pride wouldn’t let me. So I texted you, hoping you’d call me back. And you just replied with a short text. A very brief one.
You were doing just fine without me. Busy with the new place, new place. My not being in your life didn’t seem to bother you. While I despaired whenever I think of you.
You called. She left you. What a big surprise. I guess we’d start hanging out together again. Until you find someone new. That’s what friends are for, huh.

August 12, 2012

waww

Filed under: random — by minhafelicidade @ 15:05

Minggu lalu saya ke Pekanbaru dan Duri karena urusan pekerjaan. Naik mobil dari Pekanbaru dan Duri, hampir sepanjang jalan kita dapat melihat keberadaan Chevron. Yang terlintas di pikiran saya ketika melihat Chevron untuk kesekian kalinya adalah kalimat, “Riau punya Chevron”. Kalimat yang bermakna ganda, Riau memiliki Chevron, tapi bisa juga berarti Riau adalah milik Chevron. Saya penasaran, orang Melayu itu memang kepribadiannya nyantai ya? Sepertinya dari dulu tidak pernah mendengar gerakan separatis di Riau, tidak seperti Aceh ataupun Papua. Padahal entah sudah berapa banyak yang disumbangkan Riau kepada Indonesia (baca: Jakarta), apalagi ketika belum ada otonomi daerah. Mendengar (tepatnya menguping) orang-orang CPI mengobrol, kata mereka selama beroperasi, CPI sudah menghasilkan 2 milyar barel minyak yang menurut mereka kalo dikonversikan ke uang menjadi DUA RIBU TRILYUN RUPIAH. Saya kurang tau apakah itu Duri saja (saya mendengarnya di Duri) atau sudah mencakup seluruh operasi CPI di Riau. Sepertinya sih itu baru dari Duri saja karena kemudian mereka membahas kota Duri yang tidak seperti kota minyak.

Untuk ukuran bukan ibukota propinsi sebetulnya Duri termasuk besar, tapi kalau dibandingkan dengan jumlah minyak yang sudah dihasilkannya, sangat tidak seimbang. Katanya sih hal ini dikarenakan Duri termasuk kabupaten Bengkalis yang ibukotanya malah di pulau sendiri. Jadi si Duri tak dapat apa-apa. Which means back to my initial wondering: kok gak ada gerakan separatis di Riau ato setidaknya di Duri ya? :D

tanahh aku mau tanah

Filed under: random — by minhafelicidade @ 14:12

Sepanjang perjalanan rumah-kampus/kantor seberapa sering anda melihat tanah? Apa jalan Anda juga sama saja dengan saya, aspal dan semen hampir sepanjang jalan? Saya selama ini tidak pernah memperhatikan tapi suatu saat ketika lagi bengong di jalan pulang, di atas metromini, saya menyadari, kok rata-rata tepi jalan sekarang semen semua ya? Setidaknya di jalur pergi-pulang saya yang tepinya masih tanah bisa dibilang di bawah 10%. Minimarket mengaspal parkiran hingga ke jalan. Rumah-rumah juga menyemen tepi jalan untuk mendapat ruang parkir ekstra untuk motor ataupun mobilnya. Gak yang kecil gak yang mewah, kebanyakan rumah melakukan ini.

Termasuk juga di komplek tempat saya tinggal. Kesal rasanya, rata-rata rumah dengan seenaknya menebang pohon-pohon di depan rumahnya dan menyemen untuk jadi parkiran mobilnya. Akibatnya ketika matahari bersinar terik, maknyos rasanya. Sudahlah tidak ada peneduh, dapat bonus panas yang dipantulkan si beton dan semen. Ironis, sementara kebanyakan rumah tersebut memiliki taman yang hijau dan teduh. Apakah dia tidak pernah memikirkan orang yang berjalan kaki sebelum menginvasi (bahkan mengubah) ruang publik untuk penggunaan pribadinya?

seupil tanah di tengah kepungan beton

Bukan hanya tepi jalan yang mengalami pengaspalan/pembetonan. Kalau melihat SD dan TK di sekitar tempat saya tinggal juga, kok bisa dibilang hampir tak ada tanahnya ya. Kasihan anak sekarang, main di rumah tak ada tanah, di sekolahpun setali tiga uang. Kalo jatuh di aspal/beton jatuh kan lumajan tuh sakitnya.

Next Page »

The Toni Theme. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.